Saturday, December 09, 2006

Lepas dari musibah, Desember 2006

Aku dan Kucing
Dalam perjalanan pulang ke rumah rabu pagi setelah antar Tsurayya ke sekolah, aku mengendarai motor maticku dengan kecepatan cukup kencang untuk ukuran jalan kecil *dua orang tamu dg urusan berbeda menunggu dirumah. Tanpa disadari ada kucing berbaring santai ditengah jalan dan tanpa bisa dihentikan mendadak aku hanya sedikit membelokkan stir motor ke kiri dan kembali lurus baru ngrem. Jantungku berdegup kencang membayangkan isi perut kucing bertaburan dijalan. Begitu kutolehkan kepala, ajaib! kucing tampak dipinggir jalan dg tenang! Alhamdulillah Gusti! bila saja tidak demikian tentu aku masih berkabung berat hingga detik ini.


Si sulung ini rabu lalu dijemput untuk kembali ke rumah *dari Pesantren karena Gejala Typus kata dokter sana, sampe di rumah istirahatlah dia. Aku bermaksud membawanya ke RS bila memang kondisinya tidak membaik. Tapi hingga sore berlalu, malam dan hingga subuh Yahya baik2 alhamdulillah.



Teteh Tsurayya kamis dini hari tiba2 menangis kesakitan di bagian lambungnya. Karena sudah hampir 24 jam tidak juga mereda kesakitannya kubawa ia ke UGD RS terdekat. Hasil test darah menunjukan trombosit dan leukosit diatas rata2, hasil ronsen menunjukkan pembengkakkan Usus besar, dugaan awal ke arah ilius. Dokter menyarankan dirawat tapi aku minta rawat jalan dulu dan minta bekal obat. Namun setelah sampe rumah dan berlalu 24 jam berikutnya kesakitannya tidak berkurang :( lalu aku siap2 memasukan dia ke RS supaya dalam pantauan tenaga medis. Dengan berbekal hasil pemeriksaan darah dan ronsen RS sebelumnya kuserahkan ke tangan Dokter ahli bedah yang direkomendasikan kawan dokterku untuk konsultasi. Dari konsultasi itu, beliau bilang akan dilakukan pemeriksaan lebih lengkap untuk meyakinkan bilamana Usus buntu maka harus segera diangkat. Tsurayya langsung diminta puasa sejak jumat siang untuk mempersiapkan operasi malamnya. Jumat sore Dokter membaca test darah terakhir dan hasilnya semua rata2 baik alias tidak mengkhawatirkan. Kondisi Tsurayya sendiri masih kesakitan, karenanya Dokter minta test terakhir melalui USG. Alhamdulillah rencana operasi Usbun jumat malam tergagalkan. Sabtu Pagi tadi USG, hasil Baik! Pulang.

Teteh Tsurayya emang manja, raungan kesakitanmu bikin umi angkat tangan deh..

Aku siap-siap antar Yahya kembali ke Pesantren karena Senin besok dia Ulangan thb, 25 km ke arah Pangalengan Bdg

2 comments:

Hartanto said...

Alhamdulillah ya, Mba...

putri said...

Anak sakit itu perlu kesabaran besar ya mbak. Mudah2an semua sehat dan pulih kembali dan segala urusan lancar. Amin.