Tuesday, November 07, 2006

Menata diri dengan 'Perencanaan'

Sudahkah pagimu diawali dengan sebuah perencanan di malam sebelumnya?
Bagaimana dengan pagi ini-hari ini apakah telah-sedang kau lalui sesuai rencana??

Pada suatu hari, pada sebuah Pelatihan Manajmen Perencanaan Diri, seorang trainner memberikan sebuah permainan. Diawali dengan dibagikannya dua lembar kertas kosong kepada setiap peserta. Lalu tiap kertas itu diinstruksikan agar dilipat dan dipotong-potong hingga menjadi 8 bagian kertas kecil-kecil. Pada kertas kecil kosong tersebut kemudian trainner menginstruksikan kepada para peserta pelatihan agar menggambarkan sebuah coretan dengan bentuk yang berbeda-beda pada tiap bagian kertasnya. Dan terakhir para peserta diminta agar menggabungkan tiap coretan dengan menggambar ulang pada kertas kosong satunya hingga terangkai menjadi sebuah sebuah bentuk tertentu. Hasilnya? sebuah bentuk yang tidak jelas!!

Pemainan diulang, namun dengan instruksi yang berbeda. Pada kertas kosong peserta diminta agar melukiskan sebuah gambar, kemudian gambar tersebut dipecah menjadi 8 potongan, lalu peserta diminta untuk mengulang gambar terpotong-potong tersebut dengan cara bertahap hingga membentuk gambar semula.

Dari dua gambaran tersebut tampaklah sebuah perbedaan yang sangat mendasar!
Manakala sebuah keinginan direncanakan, dengan cara dibuat langkah-langkah pencapaiannya sejak dini, kemudian dijalani langkah-langkah tersebut sesuai dengan tahap-tahap perencanaan, maka hasil minimal yang didapat: walaupun mungkin tidak sesempurna perencanaan semula, namun akan tampak sebuah bentukan yang lebih jelas daripada tidak direncanakan sama sekali!! mengapa? karena Perencanaan sebagai pembedanya!

Merencanakan Hidup

Sudahkah kita punya rencana ingin apa dalam hidup di dunia 3 hari, sepekan, 3 bulan atau 5 tahun kedepan?

Nikmat sehat, nikmat kesempatan seringkali terlalaikan begitu saja! manakala manusia mohon penangguhan usia untuk menggunakan waktu dengan yang lebih bermanfaat dan bertanggungjawab.. sementara ajal telah menjelang.. hanya sesal mungkin yang akan dibawa kembali menghadapNya


Refresh..

5 comments:

Mutia said...

Assalamualaikum wr wb,

Nikmat yg paling tinggi Derajat nya adalah nikmat IMAN dan ISLAM, nikmat ini akan kekal menemani di Alam Kubur, Mahsyar, Syiroth, Mizan.

Yg kita perlukan setiap hari adalah mengusahakan IMAN kita agar senantiasa "IMAN" betul kepada ALLAH, bukan Iman kepada Pekerjaan, Hobby, OlahRaga,

Dhika said...

saya ngikut restart saja :)

Hani said...

sudah bikin rencana buat buku origami lagi bu...hehehe ;)

MaIDeN said...

bikin rencana itu biasanya berhubungan dengan keduniawian. Jarang ada yang bikin rencana besok mau baca surat apa ;)

MFI said...

Apapun bisa direncanakan bukan? mo urusan dunia or urusan buat akhirat..

Itikad untuk menjaga diri dari dzon kepada orang lain juga perlu direncanakan! kalo engga bisa-bisa tergelincir pada syak prasangka yang merugikan diri sendiri dan membuat orang lain tidak berkenan!

"semoga kita terhindar dari sikap suka menghakimi saudara muslim sendiri"