Monday, May 21, 2007

Puncak Pangrango 87 *kaliii

Ta kira kemarin itu adalah puncak perjuangan hidupku,
tapi ternyata masih tampak didepanku puncak-puncak yang harus kudaki lagi..

Ini peluh lelah
Ini perih luka saat onak dan duri terpapar
kerikil tajam membuat sepatuku aus

berat
gontai
Masih kuatkah tumit ini menekan bumi
melangkah, memanjat puncak puncak yang semakin tinggi

bayangkan taman edelweis yang terhampar memutih
kaki-kaki memijak dinginnya genangan air dirumput
dan binar mentari yang tampak lebih dekat
Pemandangan kota nun jauh dibawah
dan semua yang telah dilalui
menjadi pengalaman tak ternilai
yang
blom tentu
orang lain
pernah mengalaminya
sehingga
bisa dishare
bahwa
untuk sampai ditatar cita, berjuang adalah sebuah kemestian
hingga keberhasilan adalah sebuah keniscayaan saat setapak itu tlah panjang dilalui
*halagh sekedar nasihat diri, gede2in ati dan hibur diri

sepenggal kisah pendakian Pangrangoku di tahun 1987, "hei anak2 gini2 umimu pernah daki gunung tertinggi di Jawa Barat loh!" :D*Allah yang kasi kekuatan ding*

1 comment:

Dhika said...

:), weleh...