Thursday, December 04, 2008

Kepak burung origami kecil itu tlah menjauh..

Ketika langkah terhenti, nafas tersengal, dan malaikat maut menanti disudut mata..

Tuhan,
tak mampu aku menolak pintaMu tuk kembali
sungguh, Engkau yang paling berhak atas jiwa ini

Seorang gadis kecil 13th, murid mentoring dan origami ku rabu,3 Desember 2008 tlah pergi kembali dalam pelukanNya. Setelah 22 hari bergelut melawan leukemia, akhir nya ia menyerahkan jiwa putih nya dalam kepasrahan mendalam.


Ingatanku melayang ke belakang, ke saat-saat ia masih berada di antara 14 murid ku lainnya. Saat aku mengenalkan Allah SWT sang Maha Pencipta pada suatu jum'at, ia begitu kushu mendengarkan kata demi kata yang kusampaikan. Saat aku mengajari nya melipat kertas -juga di antara 14 muridku lainnya, model-demi model origami ia lipat mengikuti arahanku. Sepulang dari mentoring bersamaku, ia bercerita dengan riang nya kepada ibu dan ayah nya di rumah. Ia juga cerita kesungguhannya ingin belajar origami dan ngaji teruuss sama bu maya -begitu ia menyebutku. Ingin pinter seperti bu maya -begitu yang ia ceritakan kepada ayah nya, ingin pergi ke Jepang seperti bu maya. Sang Ayah hanya mampu membesarkan hati nya, bahwa ia akan berusaha terus bekerja agar cita2 nya itu tercapai "walaupun ayah hanya seorang buruh kecil nong..", nong -panggilan sayang kedua orang tua utk nya.

Sang Ayah bilang, awalnya saya suka agak marah karena dia pulang sekolah telat, karena sebagai anak sulung dengan adik 6 orang, ia harus membantu orang tua bersih2, ngasuh adik, cuci baju,cuci piring dan termasuk menyabit rumput untuk domba-domba yang dimiliki orangtua nya. Namun bila ia jawab sudah ngaji dan origami dulu di rumah bu maya, maka ayah nya malah senang.

Pada suatu hari sepulang dari menengoknya di rumah sakit, tepat 12 hari sebelum ia meninggal, salah satu temannya yang juga muridku bilang,"bu, kasian ya santika, ia jarang bisa main", "kalo saya ajak main dia selalu bilang, saya ga bisa pergi karena harus ngasuh adik dan nyabit rumput buat domba ayah.." gitu kata nya bu.. Lalu saya katakan, "ya begitulah anak yang berbakti, mesti ikhlas mau mengorbankan waktu bermainnya utk membantu orang tua..."

Kini ia telah benar2 pergi meninggalkan ku, berkurang satu muridku dari 15 orang.

Ingataku kembali ke saat menengoknya di rumah sakit. Setelah melewati masa kritis pertama, ia tampak segar dan ceria, malah seperti lebih sehat dari saat2 sebelum jatuh sakit dulu. Dari wajah nya terpancar kebahagiaan karena kehadiran kami, saya beserta 13 orang teman nya yang bisa ikut serta. Tentu saja masuk ruangan dimana ia terbaring kami hanya diizinkan 3 orang bergantian. Sementara 2 muridku bergantian masuk dan ngobrol kecil, aku tetap disamping nya. Rencananya aku ingin berfoto dengan nya dan teman2 nya juga, namun keinginanku ku urungkan, karena berharap dapat bertemu dan berkumpul kembali di waktu yad, tapi ternyata waktu itu tak pernah datang utk kami -di dunia.

Pada sela-sela waktu aku sempat ngobrol dengan nya, aku tanya bagaimana ttg rasa sakit nya, ia bilang "sudah agak mendingan, nanti akan di kemoterapi" katanya. Lalu aku tanya, bagaimana dengan sholat nya selama sakit, apakah sudah melakukannya? tanyaku dengan nada kasih, kutanyakan ini karena bagaimanapun aku guru mentoring nya, (disamping sebagai guru origaminya), sehingga tak membuatku ragu bertanya. Ia menggelengkan kepala. Lalu kukatakan -lagi dengan nada kasih seorang guru(semoga ikhlas) bahwa sholat dan banyak dzikir saat ini adalah satu2 nya yang terbaik yang ia harus miliki,ia bilang ga tau cara nya sholat dalam keadaan terbaring/sakit. Lalu kutawarkan utk belajar sholat pada keadaan sakit termasuk thaharoh nya -whudu, ia hanya manggut-manggut tanda mau dan tersenyum cerah menyambut tawaranku. Lalu kuajari tayamum dan sholat sambil berbaring.

Ahh waktu begitu cepat berlari, membuatku tak sempat lagi bertemu dengan nya sebelum ia berpulang -meninggalkan dunia fana ini dan aku. Aku tak berpengetahuan, bahwa sejak kuajari sholat itu, detik2 nya begitu berarti dalam hidupnya di dunia. Lagi2 aku hanya mengira ia akan sembuh -walaupun utk sementara waktu, karena aku tau kanker darah adalah salah satu pembunuh tak berampun. Secara darah putih mendominasi dalam tubuh nya menghabiskan trombosit hingga tak bersisa(cmiiw -pemahaman sederhana ttg leukimia).

Ayah nya cerita, diantara mata yang berkaca-kaca paska kepergiannya, bahwa setelah saya pulang dari rumah sakit ia minta kertas koran, "saya ingin membuat origami" katanya. Ia mengulang lagi ucapannya ttg keinginannya utk terus ngaji dan belajar origami bersama bu maya setelah sehat nanti. Ingin sekolah setinggi-tingginya dan pergi ke jepang seperti bu maya, ia katakan itu semua sambil tangan2nya dengan semangat menbuat lipatan origami yang pernah kuajarkan. Ayah nya bilang, ia membuat topi samurai yang kemudian dipakaikan ke kepala adik nya. Kemudian ia juga membuat origami kotak(wadah) dan diberikan lagi ke adik nya yang lain, kedua adik nya berlarian senang dalam ruang kecil rumah sakit itu. Ayah nya tanya, "ko kamu bisa sih, ko inget?" ia hanya bilang sambil tertawa ceria "kan sudah diluar kepala, jadi ya gampang buat nya". Kemudian ia minta ayah nya utk mengambilkan origami2 nya yang dibawa lari oleh adik nya kembali ke tangan nya, sambil berkata "saya nanti mau terus belajar origami dan ngaji lagi sama bu maya".. Ayah nya bilang,"iya boleh, sekarang harus sehat dulu ya..".

Setelah cerita kecil ttg berorigami nya itu ia menjalani kemoterapi. Baru dua kali kemo, kesehatannya drop. Ia merasakan sakit yang sangat, katanya bagai sesuatu yang menghujam dari punggung tembus ke ulu hati nya. Ia ucapkan rasa sakit itu dalam lirih dan tenang, bukan dalam keluhan. "Ia begitu tegar menghadapi rasa sakitnya" kata ibu nya.

12 hari setelah aku dan 14 kawan2 nya menengok di rumah sakit, ia ingin kembali ke rumah, ingin dibuka semua alat yang terpasang pada tubuh nya, dokter mengizinkan. Setelah semua alat dilepas dari tubuh nya, ia dengan bergaya binaragawan (kedua lengannya diangkat sambil jemari nya dikepalkan) ia memamerkan diri bahwa iya sehat "tuh saya sehat..sehat" sambil tertawa semangat, namun ayah nya tau kalo dokter telah mengatakan bahwa waktu nya tak akan lama lagi. Ia bilang ingin pake baju yang bersih dan bagus. Setelah dipakaikan sambil mengusap wajah nya dan kedua tangan di pipi kiri kanannya ia bilang, "aku cantik ya mah, siapa yang bilang aku jelek?" mamah nya hanya bilang "iya kamu cantik, ga ada yang bilang kamu jelek" kata mama nya sambil menahan tangis yang hampir pecah. Kemudian ia menanyakan waktu, ia bilang ingin sholat, lalu ia sholat, ia juga ingin agar ayah nya ngaji yasin dan ayat kursi utk dia, ia ingin agar ayah nya menambah bacaan ayat kursi nya sekali lagi, ayah nya bilang ia meminta dengan agak memaksa agar ayahnya membacakan ayat kursi kembali dan agak keras volume nya(padahal sang ayah sudah tak sanggup menahan tangis yang akan meruah). Baru pada ayat kursi kedua ia tampak tenang. Seperti nya ia ingin mengakhiri hidup nya dengan sholat dan mendengarkan bacaan ayat suci memenuhi kedua telinga nya. Setelah itu iya tertidur pulas. Dalam perjalanan pulang pun tetap tertidur. Hingga akhirnya ia mengehembuskan nafas terakhir nya dengan tenang di rumah.

Ahh.. begitu indah caramu kembali nak.. meninggalkan ibu dan teman2 ngaji dan origami mu disini. Ya disini kami masih harus bergelut dengan ujian keistiqomahan. Akankah berakhir khusnul khatimah (berakhir baik) atau kembali tidak dalam keadaan siap yang membuat suul khatimah(naudzubillah mindzalik)?

Selamat jalan burung origami kecilku, ibu hanya bisa memelukmu dalam alam khayal, untuk sebuah dekapan terakhir yang tak pernah sempat ibu lakukan utk mu. Semoga bekal keceriaan mengaji dan berorigami yang telah terjadi di antara kita menemanimu di tempat sunyi mu.. amiinn..

Kami pasti menyusul, hanya saja kami masih butuh waktu utk menghadap Tuhan kita.. kami butuh memperbaharui keikhlasan dan amal sholih. Tidak seperti mu yang telah terampuni dosa2 sedikitmu itu seiring dg leukemia yang menggerogoti sel darah merah mu hingga tuntas...

Hujan diluar jendela baru saja reda tengah malam ini. Kepergianmu diiringi hujan lebat dan petir yang bersautan persis setelah purna penguburanmu. Hujan dan kelam dua hari ini bagai masih turut berduka atas kepergianmu dan perpisahan (sementara) kita.

Sesungguhnya setiap yang berjiwa itu pasti akan merasakan mati
... (Al Anbiyaa (21) : 35), dan tentu kelak harus menyatu kembali dengan tanah, sepertimu nak..


Ampunkanlah aku
Terimalah taubatku...
Sesungguhnya engkau...
Sang Maha Pengampun Dosa...
Berikanlah aku kesempatan waktu
Aku ingin kembali
Kembali kepadaMu.......


lirik taubat
-Opick
Download Mp3

silahkan tinggalkan pesan teman, utk mengobati duka ku ini, trimksh ya

Sunday, November 30, 2008

Cukur Rambut Anak

Ahad sore adalah jadwal cukur rambut anak. Demikian juga dengan sore ini. Namun tidak tiap ahad rambut mereka dicukur, ada sebulan sekali kurang lebih.

Sore ini hanya Ismail,6th -bungsuku yg dicukur. Biasanya 3 anak lelakiku lgsg cukur bersama,namun karena si sulung skrg sudah bisa urus sendiri -yahya,13th maka kini hampir tdk pernah cukur bersama lagi.

Sore ini Yusuf,10th nolak dicukur 'pekan depan' gitu katanya. Karena itulah, akhirnya aku menemani Ismail dicukur.

Tempat pangkas rambut sederhana, umumnya berupa kios sempit dg 3 kursi maksimal. Dan tempat langganan kami ini malah hny 2 kursi saja dg tukang potong nya 2 org juga. Oleh karena itu pemandangan antrian menjadi sesuatu yg lumrah. Menurutku kenapa ga dikembangkan ke tempat yg lebih luas dan tentu saja jumlah kursi serta tukang cukurnya ditambah? Apalagi bila harga cukur tetap murah seperti sekarang, anak Rp.5000 dan dewasa Rp.7000 :-).

Sambil menanti rambut anakku selasai dicukur, hp jd sasaran perhatianku. Setelah tengok fb, lgsg menuju ~dunia mayaa~,dan mulailah jempol ku menari di atas keypad k800i ku.

Alhamdulillah tadi tak perlu antri,hny tinggal menanti selesai satu org lgsg rambut Mail dicukur.

Dicukur selesai, tapi ko yg mau jemput tak kunjung tiba?

Friday, November 21, 2008

Going to Pesta Blogger 2008

Ini kali ke2 sy ngeblog mobile. Saat ini sy sdg dlm travel yg akan membwku ke pesta nya para blogger di sebrang Sarinah Auditorium ged.BPPT -JKT. Semoga k800i ku mw diajak kompromi agar postingan ini sukses diunggah.

Alhamdulillah hingga kaki melangkah keluar pintu rumah situasi aman terkendali. Pamitku kpd anak2 dan pesan lgkp kpd asistenku sdh tertunaikan. Hny saja anak ke3 ku -Tsurayya tak sempat lg kulihat di jendela utk dadagh umi. Ini yg membuat masih keingetan dia terus. Ah insy.nanti sore pun aq segera pulang dan kumpul kembali ko,pikirku.

Persiapan kecil kulakukan hny abis subuh,krn mmg tdk tll bnyk kperluan,tapi tetep aja keluar dari rumah dlm keadaan tergesa-gesa huh!kebiasaan yg sll berulang. Entah ko kyknya adaaa aja yg bikin waktu jadi berarti tiap detiknya. Akibatnya sll tinggal menyisakan wkt pass sampai tempat travel,dan hal ini tentu bikin dagdigdug kursi pesananku diambil alih oleh waiting list-er yg pasti mengharapkan bisa dapet kursi *wah ternyata siapapun suka memperebutkan kursi ya.. ^-^

Hal besar terakhir yg kulakukan sblm brangkat td adl.bikin kartu nama kecil sbg blogger pake ms.word dan diprint! Kuarahkan kenalan blogger baruku ke blog 'baru' ku jg di www.mayahirai.blogdetik.com. Sy jg tdk ngerti knp ga pake blog yg ini;p secara blog ini udah bnyk postingannya. Tp dari blogdetikku itu mmg ada link kesini jg sih.

Agendaku ke Jkt ini ada 4 tujuan sbtlnya. Pertama,pesta blogger! tentu saja krn mmg demikian nama acaranya. Kedua,silaturahmi dan tambah temen blogger! Targetku mesti kenal min.20 org blogger baru;-),makanya bela2in bikin kartu nama dlm keadaan sempit! Hehe.. Yg lain sempat kepikir dan bikin ga ya? Nah agenda ketiga ku adl. Mampir silaturahmi ke perpus diknas jl.sudirman tempat biasa komunitas milisku ngumpul sana -lumayan sdh lama jg vacuum. Dan yg keempat adl bw titipan tante kuw. Kalo sempat,mampir ke toko alat tulis pingin beli gunting kecil bagus utk keperluan profesi baruku -penggunting kertas- apatuu? Ada deeh..., tunggu sampai bukuku terbit yaa..

Yah segitulah sambutanku menyambut pb2008 kali ini, smg pestanya sukses ya! Mayan bikin ngantuk juga ngeblog mobile gini,sudah satu jam lewat ngompose ini di kotak lcd hp,pake satu jempol pula khan.. Org sebelah binun kali,ngapain org sebelahnya sms-an ga brenti2 *gt kali hehe.. Bilalin ajah aq dg duniaku sendiri utk saat ini. Btw,kalo tulisan ini diposting di plurk lumayan bisa genjot nilai karma ku hingga level nirvana nih:-), tar ya pluker aq lg sini orientedB-).

Akhirul kata, sekian dulu, sampe ketemu di pesta qt ya!

Oya sy pake kostum warna orange, mohon jangan dilupakan ya setelah kembali lagi ketemu di dunia maya mampir2 dan keep in touch juga dg ~dunia mayaa~ yg ini.

Wassalam,salam kenal-salam erat tekat bulat bersahabat, karena persahabatan tak lekang oleh waktu.. Smg kuat sampe tamatt..