Wednesday, October 10, 2007

Mudik

*click to inlarge

Assalamualaikum Sister Brother dimanapun berada..

Trimakasih sudah mampir, saat ini kami sedang dalam perjalanan mudik.
*Untuk membuktikannya coba saja kirim IM lewat Status Online saya di sidebar kiri blog ini^-^.

Hp K790i ku kini telah terhubung secara online dengan Y!m atas jasa Info mr.Ars yang telah mampir ke rumahku di Bdg senin lalu *mksh ya guru, ia memang salah satu guru matakuliah blog ku sejak tinggal di Jpg dulu^-^. Maaf dan trimakasih telah mau direpoti ku dengan pertanyaan yang bertubi-tubi yang mungkin merupakan pertanyaan membosankan.
Dengan memasukkan aplikasi messenger ke k790i dari shmessenger.net akhirnya friendlist Y!m ku bisa pindah dalam hp! itu yang Ia lakukan. Ternyata penggunaan Y!m di hp hanya mencharge Rp.1/kb dari nomor Simpatiku membuat ngobrol panjang tetap hemat.

Saat ini kami, beserta crewcil kami Yahya(12th), Yusuf(10th), Tsurayya(7th) dan Ismail(5,5th) mengadakan perjalanan mudik begitu umumnya orang bilang.
Kesempatan ini merupakan mudik pertama bersama setelah kepulangan kami dari negri sakura yang jadi kenangan kini. Kenangan sarat pengalaman, suka duka, tawa air mata, dan hikmah tak hingga yang telah ALlah SWT berikan untuk kami sekeluarga, yang kini menjadi bagian jalan hidup kami untuk bekal masa datang. Seperti juga jalan hidup Sahabat yang tak kalah menarik nya di sini di tanah air tercinta yang sempat tak kami lewati saat kami menjalani waktu tinggal di perantauan.

Crewcill kini bukan balita lagi sudah tentu perjalanan mudik ini akan memberi nuansa berbeda dengan saat kami memboyongnya ke negri seribu gempa dulu. Terkenang saat crewcil dalam pesawat, wuih repot nya mengkondisikan 2 balita dan dua batuta*bawah tujuh tahun siap2 utk menikmati hidangan makan siang di udara. Belum lagi saat turut menjalani masa sekolah mereka di japanese school dengan segala tektekbengek nya, aturan2 yang njlimet namun membuat hidup lebih teratur. Dan terakhir, akhirnya keputusan kembali lebih cepat untuk ibu dan crewcil ini membuatku terpaksa menyingkirkan raguku melanjutkan hidup di tanah air jadi single parent*sementara. Tapi syukurlah kini kami telah berkumpul, mencoba menjalani sisa hari *inginnya dengan lebih baik.

Kemana Perjalanan mudik kami menuju?
Bandung - Sragen - Jogja - Semarang - Cirebon - Kuningan - Bandung.
Bandung adalah kota tempat kami tinggal, Sragen adalah kota orang tua kami berada. Di Jogja dan Semarang sekedar jalan-jalan sebagai kota yang terlewati untuk selanjutnya kami mencapai Cirebon. Cirebon adalah kota tinggal kakak bunda (almarhumah)ku dan Kuningan adalah tempat bundaku bersemayam di peristirahatan terakhirnya, yang sekaligus kota masa kecilku saat dalam asuhan almarhum kakek dan nenek dulu.

Dengan diawali doa berharap perjalanan ini jadi ibadah yang selamat dan memberi pengalaman berharga untuk semua, baik yang berkunjung dan dikunjungi. Dan insyaALlah mestinya diakhiri dengan syukuran akhirnya bisa kembali ke rumah dengan selamat. Untuk kemudian semua harus memulai lagi rutinitas hidup dalam rangka ibadah kepadaNya*lagi ..

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1428 H
Semoga kebahagiaan melingkupi diri dan keluarga Sis n Bro dimanapun berada.

Saturday, October 06, 2007

Satu Senja di.... Tower JKT,3 Sept 2007

Nilai fotografi menunjukkan si pemotret nyata sangat amatiran tapi sebuah moment t'lah terabadikan... (dan kini jd kenangan;p)*ngelez







Sebuah Monumen di Gedung apa gerangan?

Monday, October 01, 2007

Tanya Jawab ttg Lailatul Qadr

Bu bu, punya kiat khusus agar kecipratan berkah Lailatul Qadr? bahkan lebih baik lagi bila dapat meraihnya..

InsyaAllah seorang hambaNya yang yang paling murni keikhlasan Taqorubnya pada Allah, paling ling bermujahadah Ibadahnya pada Allah dan palinggggg pasrah dan paling bulatt Tawakal nya pada Allah maka tiap butir dzikirnya tilawah qurannya yang meresap membasuh jiwanya yang senantiasa merindukan Tuhan sebagai zat yang jauh dimata dekat dihati dan dilisan itu -akan mengundang keridhoan Allah SWT untuk menurunkan taufik dan hidayahNya dalam malam Lailatul Qodr hingga sebelum fajar tiba. InsyaAllah.

Apa tanda2 secara pribadi bahwa diri kita mungkin kecipratan atau bahkan dapat berkah malam yang lebih baik daripada seribu bulan itu?

Ketentraman dan prasaan dekat yang rruarrr biasa dengan Allah SWT, ada kekuatan untuk melakukan perubahan menjadi lebih baik dan adanya komitmen yang kuat untuk meninggalkan keburukan kesia-siaan dan prilaku yang sifatnya mengotori jiwa. Lebih nurut sama perintah Allah dan punya solusi-solusi penuh keimanan dalam menjawab ujian kehidupan selanjutnya.

Apakah mendapatkan berkah Lailatul Qadr adalah segalanya dan jaminan masuk syurga?

InsyaAllah, asalkan:
1. Komitmen nya terhadap Islam terjaga sampai syakaratul maut menjemput:)
2. Senantiasa melakukan perbaharuan terhadap keimanannya, hingga berada dalam keimanan yang teguh pada saat-saat terakhirnya:)
3. Ibadah-ibadahnya selalu diusahakan seikhlas mungkin:)
4. Amalan yang sedang dilakukan diakhir hayatnya adalah amalan ahli syurga:)

InsyaAllah..waAllahu A'Lam Amiin

Selamat mendekatkan diri padaNya dan semoga menjadi seseorang yang diberkahi dan dirahmati Nya